Menurut Suratna, perhatian terhadap lansia tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan seremonial semata.
Yang lebih penting adalah menghadirkan ruang bagi mereka untuk tetap berpartisipasi, berkarya, dan berinteraksi di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua Lembaga Lanjut Usia Indonesia Kota Bogor, Aisyah Wan Grainie, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk memperkuat peran lansia melalui berbagai wadah komunitas yang tersedia.
Selain menjadi sarana aktualisasi diri, kegiatan tersebut juga bertujuan membangun komunikasi yang lebih erat antarlansia serta memperkuat hubungan dengan generasi muda melalui komunikasi lintas generasi.
Aisyah menegaskan bahwa isu kelanjutusiaan perlu menjadi perhatian bersama.
Menurutnya, lansia bukan kelompok yang harus dipandang sebagai beban, melainkan bagian penting dari pembangunan daerah yang tetap memiliki kontribusi dan pengalaman berharga bagi masyarakat.





