INFOLADISHA – KAI Commuter resmi menutup sementara jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor mulai hari ini, Rabu 15 April 2026.
Kebijakan ini langsung berdampak pada pola naik turun penumpang dan sejumlah jadwal perjalanan KRL.
Penutupan dilakukan untuk mendukung proyek pengembangan infrastruktur yang ditargetkan rampung dalam waktu sekitar tiga bulan.
Selama masa pengerjaan, seluruh aktivitas penumpang dialihkan ke peron jalur 2 sampai 3 serta 4 sampai 5.
Penyesuaian tidak bisa dihindari. KAI Commuter mencatat ada perubahan pada 31 jadwal perjalanan, dengan pergeseran waktu sekitar 2 hingga 3 menit.
Baca Juga: Kasus Gadai SK ASN Satpol PP, DPRD Kota Bogor Desak Penanganan Cepat dan Transaparan
Meski begitu, mayoritas layanan tetap berjalan normal.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyebut proyek ini sebagai langkah awal peningkatan kapasitas layanan di Stasiun Bogor.
“Ini adalah awal pekerjaan perpanjangan jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor,” ujarnya.
Dalam proyek ini, peron dan jalur akan diperpanjang sekitar 50 meter.
Penyesuaian juga dilakukan pada jalur 6 dan 7 dari kondisi eksisting.
Tujuannya agar stasiun mampu melayani rangkaian KRL dengan stamformasi 12 yang sebelumnya belum optimal di jalur tersebut.
Baca Juga: Terbongkar, SK ASN Satpol PP Kota Bogor Digadaikan Atasan 14 Anggota Jadi Korban





