Apabila terdapat polisi atau petugas lalu lintas, ikuti arahan yang diberikan. Petugas bertugas membantu membuka jalur agar kendaraan prioritas dapat melintas dengan aman dan cepat.
Pengendara juga perlu berhati-hati ketika berada di persimpangan. Jika kendaraan sudah telanjur berada di tengah persimpangan saat kendaraan prioritas datang, jangan berhenti secara mendadak.
Bila memungkinkan, lanjutkan perjalanan perlahan hingga keluar dari area persimpangan sebelum memberikan ruang.
Hal lain yang tidak kalah penting adalah tidak menggunakan jalur darurat. Jalur tersebut diperuntukkan bagi kondisi darurat, termasuk kendaraan yang mengalami gangguan dan kendaraan prioritas.
Jangan Membuntuti Ambulans untuk Menghindari Macet
Setelah memberi jalan, pengendara juga dilarang memanfaatkan situasi dengan membuntuti kendaraan prioritas untuk menerobos kemacetan.
Mengikuti ambulans, mobil pemadam kebakaran, atau kendaraan prioritas lainnya dari jarak dekat tidak hanya berbahaya, tetapi juga dapat menimbulkan pelanggaran.
Setelah kendaraan prioritas melintas, pengendara sebaiknya kembali ke jalur secara tertib. Tidak perlu terburu-buru menambah kecepatan atau melakukan manuver mendadak.
Memberikan jalan dengan cara yang benar menjadi bagian penting dari keselamatan berlalu lintas.
Selain membantu petugas menjalankan tugas, sikap tersebut juga dapat mencegah risiko kecelakaan dan menghindarkan pengendara dari sanksi hukum.





