“Musdessus dilakukan guna mencari sumber anggaran yang sesuai aturan dan dapat digunakan untuk membantu warga yang terdampak kekurangan air,” ujarnya.
Dari hasil musyawarah, Pemerintah Desa Tapos memutuskan membangun satu titik penampungan air yang akan dimanfaatkan oleh tiga rukun tetangga atau RT yang saat ini mengalami kekurangan pasokan air bersih.
Baca Juga: Harga Pertamax Naik, Pemkab Bogor Sebut ASN Sudah Lebih Dulu Dibiasakan Hidup Hemat
Pembangunan fasilitas tersebut akan menggunakan Dana Desa yang telah disepakati dalam rapat Musdessus.
“Tempat penampungan air ini nantinya akan membantu tiga wilayah RT yang mengalami kekurangan air,” kata Hendarsah.
Pemerintah Kecamatan Tenjo menilai langkah yang dilakukan Desa Tapos dapat menjadi model penanganan awal menghadapi musim kemarau.
Hasil Musdessus tersebut akan dievaluasi dan dijadikan bahan pertimbangan untuk menyusun langkah antisipasi di desa lain yang berpotensi mengalami kondisi serupa.
Seiring meningkatnya intensitas kemarau, pemerintah kecamatan juga terus memantau perkembangan di wilayah lain guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses terhadap air bersih, tetap terpenuhi.





