Jenal juga menyoroti masih adanya daerah yang memiliki keterbatasan dukungan anggaran bagi BPBD.
Meski begitu, banyak petugas tetap bekerja maksimal dalam penanganan bencana.
Baca Juga: Jelang Idul Adha Kota Bogor Butuh 15 Ribu Hewan Kurban, Pasokan Lokal Tak Sampai Separuh
Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya dedikasi dan kepemimpinan dalam lembaga penanggulangan bencana.
Selain itu, Jenal mengakui keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan utama dalam penanganan pascabencana di daerah.
Karena itu, ia berencana mengusulkan perubahan Perda SOTK agar belanja tidak terduga bisa langsung dialihkan untuk kebutuhan pascabencana di BPBD Kota Bogor tanpa harus menunggu proses administrasi panjang di dinas teknis dan perencanaan.
Langkah tersebut dinilai penting agar penanganan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan responsif saat terjadi keadaan darurat.





