“Karena aksesnya dari Warung Nangka ini kan sempit. Kami mulai membahas kemungkinan pelebaran akses menuju lokasi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten dan Kota Bogor,” jelasnya.
Untuk pembiayaan pembangunan, Dedie menyebut anggaran Sekolah Rakyat berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Namun, ia mengaku belum mengetahui total anggaran yang akan dialokasikan.
Pembangunan selanjutnya akan dikoordinasikan Pemkot Bogor bersama Kementerian Sosial setelah proses pematangan lahan selesai.






Respon (1)