Meski begitu, reaksi setiap orang terhadap minyak kayu putih bisa berbeda. Sebagian pengguna dapat mengalami kemerahan, gatal, atau iritasi setelah mengoleskannya ke kulit.
Poison Control mengingatkan bahwa minyak eucalyptus yang digunakan tanpa pengenceran dapat memicu iritasi.
Risiko tersebut perlu diperhatikan, terutama jika minyak mengenai mata, mulut, atau bagian tubuh yang sensitif.
Baca Juga: Jangan Asal Masukkan Vitamin ke Kulkas, Begini Cara Menyimpannya
Karena itu, penggunaan minyak kayu putih sebaiknya mengikuti petunjuk pada kemasan.
Hindari mengoleskannya pada kulit yang terluka dan jangan menggunakannya secara berlebihan.
Minyak Kayu Putih Tidak Boleh Diminum
Risiko yang lebih serius muncul jika minyak kayu putih tertelan, baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Produk yang digunakan untuk pemakaian luar ini tidak aman untuk diminum.
MedlinePlus, layanan informasi kesehatan yang dikelola Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat, menjelaskan bahwa minyak eucalyptus yang tertelan dapat menyebabkan keracunan.
Gejalanya dapat berupa mual, muntah, nyeri perut, hingga kejang. Jika minyak kayu putih tertelan, segera cari pertolongan medis dan jangan menunggu sampai muncul gejala.
Minyak kayu putih juga perlu disimpan di tempat yang tidak mudah dijangkau anak-anak. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko tertelan secara tidak sengaja.






Respon (1)