Jalan Tambang dan Kereta Api Disiapkan Bersamaan
Di tengah proses tersebut, Pemkab Bogor juga menyiapkan opsi penguatan konektivitas transportasi di kawasan Bogor Barat, termasuk melalui pengembangan jaringan kereta api.
Rudy menekankan, rencana pembangunan jalur kereta api tidak berarti menghapus atau menggantikan proyek jalan khusus tambang.
Keduanya dipandang sebagai bagian dari kebutuhan infrastruktur transportasi yang memiliki konteks masing-masing.
Pemerintah daerah, kata Rudy, ingin memastikan pembangunan infrastruktur tidak hanya terkonsentrasi di kawasan Ibu Kota Kabupaten Bogor.
Perencanaan juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan di Bogor Barat, Bogor Timur, Bogor Selatan, dan wilayah lainnya.
Sejumlah proyek infrastruktur pun terus disiapkan di berbagai kawasan.
Di Bogor Selatan, misalnya, Pemkab Bogor merencanakan pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan kawasan Eiger menuju Taman Safari Indonesia (TSI).
Proyek tersebut ditargetkan mulai dikerjakan pada akhir tahun dan diharapkan selesai pada Desember 2026.
Sementara di Bogor Timur, pembangunan ruas jalan Transyogi menuju Desa Sukaresmi juga terus didorong.
Jalan sepanjang sekitar 10 kilometer tersebut diarahkan untuk mendukung akses menuju salah satu kawasan yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi.
Normalisasi Sungai Dikebut Jelang Musim Hujan





