Ombudsman turut mendokumentasikan kondisi kamar yang disebut sebagai kamar VVIP tersebut melalui video. Fikri juga menyebut terdapat kendaraan mewah di sekitar lokasi kamar.
Baca Juga: X Kini Ungkap Alasan di Balik Pembatasan Konten di Negara Tertentu
Temuan itu terjadi setelah Ombudsman sebelumnya beberapa kali mendapat penolakan dari pihak Lapas Pondok Rajeg ketika hendak melakukan kunjungan atau inspeksi.
Fikri mengatakan Ombudsman meminta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan turun langsung untuk mengevaluasi jajaran yang bertugas di Lapas Pondok Rajeg Cibinong.
Selain evaluasi, Ombudsman meminta seluruh kamar tersebut dihancurkan agar tidak kembali digunakan.
Fikri menegaskan pihaknya akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan fasilitas itu tidak lagi ditempati warga binaan.
“Ombudsman meminta kamar-kamar itu dihancurkan agar tidak bisa digunakan lagi, kami akan datang lagi, tapi mungkin tidak dalam waktu dekat untuk memastikan bahwa itu tidak ada lagi warga binaan,” kata Fikri.





