Info Bisnis

Paket Stimulus Ekonomi 2025 Resmi Meluncur, Bakal Jadi Terobosan atau Risiko Baru?

111
×

Paket Stimulus Ekonomi 2025 Resmi Meluncur, Bakal Jadi Terobosan atau Risiko Baru?

Sebarkan artikel ini

“Ini seperti menambal ban bocor pakai selotip. Gampang sobek lagi kalau tidak hati-hati,” sindirnya.

Achmad menyoroti tiga masalah utama dalam desain stimulus ini:

1. Tumpang-tindih dengan program lain: Stimulus dinilai bertabrakan dengan program strategis seperti Makan Bergizi Gratis, pembangunan 3 juta rumah, hingga Koperasi Merah Putih.

“Tanpa koordinasi, program ini seperti orkestra tanpa dirigen—bising, tapi tak harmonis,” kata Achmad.

2. Minim transparansi anggaran: Hingga kini, pemerintah belum membeberkan secara terbuka berapa biaya total dari paket stimulus ini dan dari mana dananya berasal.

“Kalau tak jelas dananya, bisa jadi ditutup utang lagi. Padahal beban bunga utang kita sudah Rp 389 triliun per tahun,” tegasnya.

3. Distribusi manfaat yang tidak merata: Stimulus seperti diskon tol dan listrik dinilai lebih menguntungkan kelas menengah ke atas.

“Petani dan nelayan cuma dapat remah lewat bansos. Ini tidak adil,” tambahnya.

Alih-alih menjalankan stimulus tanpa arah jelas, Achmad mengusulkan beberapa langkah korektif yakni dengan evaluasi seluruh program yang ada, publikasi sumber dan alokasi dana stimulus, melibatkan publik dalam perencanaan, serta membangun konsultasi kebijakan yang inklusif dan terbuka.

“Stimulus itu bukan alat politik populis. Ia harus ilmiah, partisipatif, dan jangka panjang. Jangan sampai APBN jadi kelinci percobaan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *