Ia berharap Kota Bogor tetap kokoh sesuai semangat tema “Bogor Nanjeur” serta terus menjaga komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Tidak hanya layanan di pusat kota, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan juga menyiapkan layanan paspor keliling untuk menjangkau wilayah yang memiliki keterbatasan akses menuju kantor imigrasi.
Fasilitas itu ditujukan untuk membantu masyarakat, termasuk calon jemaah umrah, calon jemaah haji, hingga warga lanjut usia.
Baca Juga: Perwali Rampung 15 Juni, Angkot Tua di Kota Bogor Bersiap Tinggalkan Jalanan
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor, Ritus Ramadhana, menilai kehadiran layanan Paspor Simpatik sejalan dengan semangat HJB ke 544 yang mengusung tema “Bogor Nanjeur”.
Menurutnya, rangkaian perayaan hari jadi tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata melalui pelayanan publik yang mudah dijangkau.
Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menghadirkan pelayanan keimigrasian yang semakin dekat dan mudah diakses masyarakat melalui konsep “Imigrasi untuk Rakyat”.
Pelaksanaan layanan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk panitia HJB Kota Bogor serta sponsor dari Bank Rakyat Indonesia dan Bank Mandiri.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyambut baik kehadiran layanan Paspor Simpatik di lingkungan Balai Kota.





