INFOLADISHA – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memperkuat langkah menuju kota yang lebih bebas dari sampah plastik.
Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Perkumpulan Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (Dietplastik Indonesia) dan PT Greentech Solusi Utama.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan kesepakatan oleh Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, CEO PT Greentech Solusi Utama Al Falaq Arsendatama, serta Ketua Dietplastik Indonesia Tirza Nafira, Senin (7/9/2026).
Dedie mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Bogor memperkuat sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh.
Tidak hanya menangani sampah plastik, kerja sama ini juga mendorong pemanfaatan minyak jelantah agar memiliki nilai guna dan ekonomi.
Baca Juga: 138 Emas Jadi Modal, Kabupaten Bekasi Kembali Bidik Papan Atas Porprov Jabar
Menurutnya, masyarakat perlu diberikan kemudahan untuk terlibat langsung dalam pengelolaan limbah, salah satunya melalui penyediaan kotak atau boks khusus pengumpulan minyak jelantah dan sampah plastik.
Dengan sistem yang mudah dijangkau, partisipasi masyarakat diharapkan dapat terus meningkat.
“Ujungnya bukan hanya PSEL, tetapi minyak jelantah dan sampah plastik yang memiliki nilai ekonomis bisa diolah dan dimanfaatkan. Untuk plastik yang nilainya rendah tentunya ada treatment-nya, sehingga seluruh rangkaian proses menangani persampahan bisa selesai. Yang utama adalah peran serta masyarakat,” kata Dedie.






Respon (1)