Sejumlah perusahaan disebut bersedia menghibahkan sebagian lahannya yang masuk dalam jalur proyek.
Saat ini proses appraisal masih berjalan untuk menentukan mana lahan yang harus dibebaskan dan mana yang akan diberikan secara hibah.
Hasilnya akan dituangkan dalam dokumen perencanaan pengadaan tanah.
Jika porsi hibah cukup besar, penggunaan anggaran Rp100 miliar berpotensi tidak terserap seluruhnya.
Namun kepastian itu masih menunggu hasil pendataan bidang tanah secara rinci.
Jalan khusus tambang ini direncanakan melintasi tiga kecamatan yaitu Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang.
Proyek tersebut diharapkan bisa mengurangi beban jalan umum yang selama ini terdampak aktivitas kendaraan tambang.
Bupati Bogor Rudy Susmanto sebelumnya menegaskan bahwa kesiapan anggaran menjadi langkah awal agar proyek bisa segera direalisasikan.
Ia optimistis percepatan dapat terjadi jika proses pembebasan lahan berjalan lancar dan didukung oleh pemerintah provinsi serta pusat.
Target pemerintah daerah cukup ambisius.
Pada 2026, seluruh pembebasan lahan diharapkan sudah tuntas sehingga pembangunan fisik bisa langsung dimulai.





