Ia menilai program tersebut sejalan dengan nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka yang menekankan kepedulian serta pengabdian kepada masyarakat.
“Kami dari Kwarcab Pramuka Kota Bogor sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh Disdukcapil melalui MoU ini. Pembentukan Saka Adminduk memperkaya ruang belajar dan ruang pengabdian bagi adik adik Pramuka,” ujar Denny.
Baca Juga: Perlintasan MA Salmun Tak Jadi Ditutup, Fly Over Masuk Rencana Pembangunan 2027
Menurutnya, pemahaman yang baik mengenai administrasi kependudukan akan membuat anggota Pramuka tidak hanya tertib secara pribadi, tetapi juga mampu menjadi penggerak di lingkungan masing masing dalam mendukung program nasional di bidang kependudukan.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Ganjar Gunawan, mengatakan pembentukan rintisan Saka Adminduk merupakan inovasi untuk memperluas jangkauan edukasi kependudukan kepada masyarakat.
Ganjar menilai Gerakan Pramuka memiliki jaringan organisasi yang kuat serta basis generasi muda yang aktif.
Potensi tersebut dinilai efektif untuk membantu mempercepat penyebaran informasi dan edukasi terkait administrasi kependudukan.
“Dukcapil Family Fest 2026 menjadi momentum yang sangat pas, bertepatan dengan Hari Jadi Bogor ke 544, untuk meluncurkan rintisan Saka Adminduk bersama Kwarcab Kota Bogor,” kata Ganjar.





