INFOLADISHA – Kota Bogor bersiap memiliki fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL yang ditargetkan mulai dibangun pada November 2026.
Fasilitas di Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, itu dirancang mampu mengolah hingga 1.000 ton sampah setiap hari sekaligus menghasilkan energi listrik dan membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Proyek yang masuk Program Strategis Nasional tersebut kini masih berada pada tahap persiapan.
Pemerintah menyelesaikan pematangan lahan, perizinan, serta sinkronisasi dengan pembangunan akses jalan tol dan jalur pemboran yang berada di sekitar kawasan proyek sebelum pekerjaan konstruksi dimulai.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, Setiawati, mengatakan kawasan PSEL akan berdiri di atas lahan seluas 12 hektare.
Sekitar 7 hektare di antaranya digunakan untuk fasilitas utama PSEL beserta Fly Ash Bottom Ash Plant.
Selain mengolah sampah menjadi energi listrik, fasilitas itu juga dirancang memanfaatkan residu hasil pembakaran menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
Fly Ash dan Bottom Ash nantinya dapat diolah menjadi bahan baku batako, paving block, hingga kanstin.
Menurut Setiawati, pembangunan PSEL merupakan hasil kolaborasi pemerintah pusat, Pemerintah Kota Bogor, dan badan usaha milik negara.





