Di sisi lain, TikTok terus memperluas sistem pelabelan AI Generated Content atau AIGC agar pengguna lebih mudah mengetahui apakah sebuah video dibuat atau telah diedit menggunakan AI.
Dua tahun lalu, TikTok menjadi platform video pertama yang mengadopsi teknologi Content Credentials dari C2PA.
Hingga kini, lebih dari 3 miliar video telah diberi label AIGC melalui kombinasi teknologi Content Credentials, pelabelan kreator, dan teknologi invisible watermarking.
Berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang TikTok untuk meningkatkan keamanan penggunaan AI di platform.
Perusahaan juga terus mengembangkan fitur berbasis AI seperti Smart Split, AI Outline, serta menguji fitur Manage Topics yang memungkinkan pengguna mengatur seberapa banyak konten AIGC yang muncul di linimasa mereka.





