INFOLADISHA – Touring bagi sebagian orang mungkin hanya soal mengendarai sepeda motor untuk menempuh jarak jauh.
Namun bagi para pecinta roda dua, touring adalah pengalaman yang lebih dalam, sebuah perjalanan yang melibatkan kebersamaan, solidaritas, dan tanggung jawab di jalan.
Apalagi jika dilakukan bersama komunitas, touring menjadi momen seru untuk menjalin silaturahmi, bertukar cerita, dan melepas penat dari rutinitas harian.
Namun, sebelum menikmati sensasi berkendara jarak jauh, ada sejumlah hal penting yang harus diperhatikan, terutama terkait komunikasi saat touring dalam grup.
Salah satu kunci kelancaran touring berkelompok adalah penggunaan sandi atau isyarat tangan.
Sandi-sandi ini digunakan untuk menyampaikan informasi penting secara cepat dan efisien selama perjalanan berlangsung.
Tujuannya tentu untuk menciptakan perjalanan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh peserta tanpa mengganggu pengguna jalan lain.
Berikut beberapa sandi dasar yang perlu diketahui sebelum mengikuti touring bersama:
1. Menghidupkan Mesin
Tangan kiri diangkat dan jari telunjuk digerakkan melingkar. Ini menandakan seluruh rombongan mulai menyalakan mesin motor.
2. Jalan Berlubang
Tangan kiri diturunkan sebagai peringatan bahwa terdapat lubang atau rintangan di jalur depan yang perlu dihindari.
3. Berbelok






