Pembangunan jalan ini akan dilaksanakan sepanjang 300 meter serta mencakup beberapa item terkait Leuweung Batutulis, pedestrian, dan fasilitas lainnya.
Terpisah, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, memastikan pengerjaan konstruksi segera berjalan dengan mobilisasi alat berat yang dimulai pada pertengahan Mei 2026.
Ia juga menegaskan adanya pelibatan tenaga kerja lokal dalam proses pembangunan.
Pemkot Bogor sudah melakukan komunikasi dengan Pemprov Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR).
Pemprov akan melakukan loading alat berat mulai Jumat (15/5).
Selain itu, akan ada 15 hingga 20 warga lokal yang dilibatkan dalam pengerjaan.
“Tadi pihak ketiganya dari provinsi kita telepon, mulai besok melakukan loading barang, penurunan alat berat. Itu tentu warga masyarakat harus terinformasikan dan tersosialisasikan. Kedua, informasi dari Pak Kadis DBMPR Provinsi kemarin juga sempat memberikan mandat langsung kepada saya untuk merekrut tenaga kerja lokal, 15 sampai 20 oranglah secukupnya,” ujar Jenal Mutaqin saat meninjau Jalan Saleh Danasasmita, Bogor Selatan, Kamis (14/5).
Meski begitu, Jenal Mutaqin menegaskan bahwa pekerja yang dilibatkan disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki.
Mereka bisa menjadi pekerja kasar, kernet, atau tenaga lainnya. Karena itu, RW, lurah, dan camat ditugaskan untuk mendata warga yang akan dipekerjakan.





