INFOLADISHA – Aktivitas jual beli di Pasar Cisarua, Kabupaten Bogor, kini tak lagi seramai satu dekade lalu.
Pasar yang dulu menjadi pusat perputaran ekonomi warga perlahan kehilangan pembeli.
Pedagang mengaku hanya bertahan demi menyambung kebutuhan sehari hari.
Kondisi paling terasa terlihat di Blok D Pasar Cisarua.
Area yang sebelumnya dikenal ramai karena menjual rempah rempah, sayuran hingga daging itu kini mulai lengang setelah pagi hari.
Baca Juga: Puskesmas Cisarua Dihujani Ulasan Buruk, Bupati Bogor Akui Pelayanan Perlu Dibenahi
Karim, pedagang rempah dan daging, mengatakan suasana pasar berubah drastis dalam beberapa tahun terakhir.
Jika dulu pembeli masih ramai hingga sore, kini aktivitas pasar cepat berhenti.
“Sekarang paling jualan cuma sampai jam 9 pagi. Setelah itu sudah sepi, tidak ada lagi pembeli,” ujar Karim kepada wartawan, Selasa 19 Mei 2026.
Menurut Karim, penurunan jumlah pembeli berdampak langsung pada pendapatan pedagang.
Banyak barang dagangan yang tidak terjual hingga akhirnya rusak.
“Pendapatan sekarang tidak sebanding dengan modal. Barang banyak menumpuk, bahkan busuk karena tidak laku,” katanya.
Baca Juga: Pakai Sabu Sejak 2024, Oknum PPPK Disdukcapil di Klapanunggal Bogor Dicopot
Keluhan serupa disampaikan Asep, pedagang sayuran di pasar tersebut.
Ia mengaku kini lebih sering pulang pagi bukan karena dagangan habis, melainkan karena pasar sudah sepi.





