INFOLADISHA – Aksi sweeping terhadap sejumlah waria yang viral di media sosial mendapat perhatian Pemerintah Kota Bogor.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meminta masyarakat tidak bertindak sendiri dan menyerahkan penanganan persoalan tersebut kepada aparat.
Menurut Dedie, langkah penertiban akan dilakukan melalui Satpol PP bersama unsur TNI dan Polri agar situasi tetap kondusif serta tidak memicu pelanggaran hukum.
“Saya minta petugas dilakukan penertiban oleh Satpol PP dan gabungan aparat TNI Polri untuk waria, agar tidak ada potensi main hakim sendiri,” kata Dedie, Jumat (17/7/2026).
Ia mengingatkan, tindakan sepihak dari masyarakat justru berpotensi menimbulkan persoalan hukum baru.
Baca Juga: Diberi Waktu Sebulan, PKL di Alun Alun Tegar Beriman Diimbau Pakai Baju Adat Sunda
Karena itu, penyelesaian persoalan harus dilakukan melalui mekanisme yang berlaku dan pendekatan pembinaan.
Dedie juga menyinggung adanya kebijakan pemerintah terkait ketahanan nasional yang menurutnya mencakup upaya meminimalkan pergerakan LGBT.
Selain itu, Pemkot Bogor pernah mengusulkan regulasi daerah terkait isu tersebut, namun saat itu belum memiliki dasar hukum yang lebih tinggi.
“Caranya pembinaan masyarakat dahulu, dari keluarga juga lingkungan,” ujarnya.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sekelompok pemuda mengejar seseorang yang diduga waria pada malam hari di sebuah gang.





