Minggu,7 Desember 2025
Pukul: 19:06 WIB

Warga Dago Ketakutan Lewat Jalan Gelap, Begal Masih Berkeliaran di Dago–Cikuda

Warga Dago Ketakutan Lewat Jalan Gelap, Begal Masih Berkeliaran di Dago–Cikuda

Facebook
Telegram
WhatsApp
Email

INFOLADISHA – Warga Desa Dago, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, tengah diliputi rasa was-was setiap kali melintasi ruas jalan Dago–Cikuda.

Minimnya penerangan membuat kawasan itu gelap gulita pada malam hingga dini hari, sehingga rawan aksi kriminal maupun kecelakaan.

Endi (46), salah seorang warga, mengaku keluarganya sendiri pernah menjadi korban pembegalan di lokasi tersebut.

Ia menceritakan, adik laki-lakinya mengalami luka akibat sabetan senjata tajam dalam kejadian yang berlangsung beberapa bulan lalu.

“Sudah beberapa kali terjadi kasus begal. Salah satu korbannya adik saya. Sampai terluka kena senjata tajam,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Tak hanya itu, seorang pedagang sayur keliling juga pernah dirampas sepeda motornya dalam aksi serupa. Menurut Endi, kebanyakan peristiwa terjadi menjelang subuh, saat warga berangkat kerja atau menuju pasar.

“Biasanya jam 3 atau 4. Jalannya gelap dan sepi, kalau ada begal susah teriak minta tolong,” tambahnya.

Warga berharap pemerintah segera memasang lampu penerangan jalan umum (PJU) demi mengurangi potensi kejahatan maupun kecelakaan di jalur tersebut.

Menanggapi keluhan warga, Kepala Desa Dago, Muhdom, membenarkan bahwa banyak titik di ruas jalan Dago–Cikuda yang masih gelap.

Ia mengatakan bahwa pihak desa sudah mengajukan penambahan PJU sejak hampir tiga bulan lalu.

“Kabar yang saya dapat, katanya sudah tinggal dipasang. Tapi sampai sekarang belum terealisasi. Saya ajukan sekitar 10 tiang lampu,” jelasnya.

Muhdom berharap pemasangan PJU bisa segera dimulai, terutama pada jalur menuju Gunung Dago yang penerangannya masih minim.

Related Posts

Add New Playlist