Feed yang telah dibuat nantinya akan tersedia di bagian atas halaman beranda YouTube melalui tab tersendiri. Pengguna dapat berpindah dari feed utama ke feed khusus tersebut sesuai kebutuhan.
YouTube memastikan kehadiran custom feeds tidak berarti menggantikan sistem rekomendasi utama. Feed utama tetap menyajikan video berdasarkan aktivitas dan preferensi pengguna seperti sebelumnya.
Menurut Emily Moxley, VP of Product Management untuk Viewer AI di YouTube, fitur tersebut dibuat untuk mempermudah pengguna menemukan konten di tengah jumlah video yang sangat besar di platform.
Baca Juga: PKL di Sejumlah Ruas Jalan Kota Bogor Bakal Dipindah ke Hanggar, Kapasitasnya Capai 1.000 Pedagang
“Salah satu hal luar biasa dari YouTube adalah dunia selalu berada dalam jangkauan Anda,” ujar Moxley dalam sesi pengarahan bersama awak media menjelang acara Made On YouTube saat fitur tersebut diperkenalkan.
Ia menyebut koleksi YouTube kini mencakup lebih dari 20 miliar video, sehingga pengguna hanya perlu melakukan satu pencarian untuk menemukan berbagai topik yang tersedia.
Kehadiran custom feeds juga menempatkan YouTube dalam tren yang lebih luas di media sosial, ketika platform mulai memberi pengguna kendali lebih besar terhadap konten yang mereka lihat.
Bluesky sebelumnya mempopulerkan konsep serupa melalui fitur custom feeds. Tahun ini, platform tersebut juga memperkenalkan alat AI bernama Attie untuk membantu pengguna membuat feed dengan lebih mudah.





