INFOLADISHA — Jejak sebuah kampung yang selama bertahun-tahun berada di bawah air kembali terbuka di Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Di antara tanah yang mengering dan retak, bangunan Masjid Al Ikhlas di Dusun Betok, Desa Sukamenak, Kecamatan Darmaraja, kembali tampak.
Sekitar 11 tahun setelah terendam, sebagian bangunan masjid itu kini dapat dilihat dari permukaan.
Atapnya sudah tidak ada. Namun, dinding bangunan masih bertahan.
Dua ornamen lafaz Allah dan Muhammad yang berada di bagian atas dinding bahkan masih terlihat jelas.
Baca Juga: PAT Naik 120 Persen, Hotel di Puncak Mulai Dilego, PHRI: Industri Makin Terjepit
Kemunculan kembali masjid tersebut menjadi salah satu penanda bahwa air Waduk Jatigede sedang mengalami penyusutan cukup jauh.
Kondisi itu terjadi setelah kemarau panjang yang berlangsung lebih dari lima bulan.
Permukaan air waduk yang biasanya menutupi kawasan tersebut kini menyisakan bentangan tanah.
Informasi yang diperoleh menyebutkan elevasi normal Jatigede berada di sekitar 260 mdpl, sedangkan permukaan air saat ini berada di kisaran 236 mdpl.
Namun, bukan hanya masjid yang kembali terlihat.
Baca Juga: DPRD Kota Bogor Desak Aset Idle Tak Cuma Jadi Beban, Dorong Lelang untuk Dongkrak PAD
Sisa-sisa kehidupan sebelum kawasan itu menjadi waduk juga muncul satu per satu.






Respon (1)