INFOLADISHA — Tak perlu menunggu fenomena langit langka untuk menikmati pemandangan dari atas kepala.
Sepanjang Oktober 2026, sejumlah peristiwa astronomi menarik akan hadir bergantian dan sebagian besar dapat diamati langsung dengan mata telanjang.
Dua hujan meteor akan mencapai puncaknya bulan ini.
Merkurius juga mendapat kesempatan untuk lebih mudah ditemukan setelah Matahari terbenam, sementara Bulan akan tampak berdekatan dengan gugus bintang Pleiades.
Saturnus turut menjadi objek menarik karena mencapai oposisi pada Oktober, membuat planet tersebut tampak lebih terang dan dapat diamati sepanjang malam.
Baca Juga: 11 Tahun Hilang di Bawah Waduk, Masjid Ini Kembali Terlihat Saat Jatigede Surut
Berikut waktu yang layak ditandai di kalender.
Draconid membuka pertunjukan pada 8-9 Oktober
Hujan meteor Draconid akan menjadi salah satu fenomena pertama yang menarik perhatian pada Oktober.
Puncaknya berlangsung pada malam 8 Oktober hingga dini hari 9 Oktober.
Meski jumlah meteor yang dihasilkan relatif sedikit, kondisi langit tahun ini cukup mendukung pengamatan.
Puncak Draconid terjadi sehari sebelum Bulan baru pada 10 Oktober. Minimnya cahaya Bulan membuat meteor yang melintas berpeluang terlihat lebih jelas.
Dalam kondisi langit yang gelap dan ideal, sekitar 10 meteor per jam dapat muncul.
Baca Juga: DPRD Kota Bogor Desak Aset Idle Tak Cuma Jadi Beban, Dorong Lelang untuk Dongkrak PAD






Respon (1)