BeritaBogor

25 Orang Keracunan Usai Santap MBG di Bogor, Hasil Uji Lab Jadi Penentu Nasib Dapur Ciherang

×

25 Orang Keracunan Usai Santap MBG di Bogor, Hasil Uji Lab Jadi Penentu Nasib Dapur Ciherang

Sebarkan artikel ini

“Ini baru diduga keracunan makanan (MBG),” ujarnya.

Baca Juga: Macet Bomang Bikin Geleng-geleng, 2 Jembatan Baru di Kabupaten Bogor Dikebut dan Ditarget Rampung Akhir 2026

Kasus tersebut terjadi setelah sejumlah siswa, guru, dan orang tua siswa menyantap menu MBG pada Kamis siang.

Menu yang dibagikan antara lain nasi putih, telur balado, tempe goreng, tumis wortel, brokoli, jagung, serta buah anggur.

Tak lama setelah mengonsumsi makanan tersebut, sejumlah orang mengalami keluhan kesehatan seperti mual, muntah, diare, sakit perut hingga sakit kepala.

Kapolsek Dramaga, AKP AM Zalukhu, menyebut total korban mencapai 25 orang.

Mereka terdiri atas 17 siswa, satu guru, dan tujuh orang tua siswa.

Para korban kemudian mendapat perawatan di Puskesmas Dramaga.

Pemerintah bersama aparat setempat saat itu memprioritaskan penanganan medis dan pemulihan kondisi korban.

Dari puluhan korban tersebut, sebagian sudah diperbolehkan pulang.

Namun, berdasarkan laporan Bupati Bogor pada Jumat (7/8/2026), sebanyak 22 orang masih menjalani perawatan di Puskesmas Dramaga.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena makanan tersebut berasal dari dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang berada di Desa Ciherang.

Dapur tersebut diketahui melayani ribuan penerima manfaat MBG.

Berdasarkan data Pemkab Bogor, SPPG tersebut melayani sekitar 2.666 penerima manfaat. Karena itu, pemerintah tidak hanya menangani korban di SDN Ciherang 01, tetapi juga melakukan pengecekan ke sejumlah sekolah lain yang menerima makanan dari dapur yang sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *