Sebaliknya, bila hasil pemeriksaan tidak menunjukkan kaitan tersebut, penyelidikan dapat diarahkan pada kemungkinan penyebab lain.
Sambil menunggu kepastian itu, penanganan terhadap korban dan pemantauan sekolah penerima MBG terus dilakukan.
Pemkab Bogor juga meminta masyarakat tidak menyebarkan dugaan yang belum terverifikasi.
Kasus di SDN Ciherang 01 menjadi pengingat bahwa program pemberian makanan kepada ribuan penerima manfaat membutuhkan pengawasan ketat, mulai dari proses pengolahan hingga makanan diterima dan dikonsumsi.
Kini, perhatian tertuju pada hasil pemeriksaan Labkesda Kabupaten Bogor.
Jawaban dari uji laboratorium tersebut akan menentukan apakah makanan MBG benar berkaitan dengan kasus keracunan yang menimpa 25 orang di Dramaga.





