Bogor

Dedi Mulyadi Ogah Buka Lagi Jalur Tambang Parung Panjang, Warga Jangan Jadi Korban Lagi

×

Dedi Mulyadi Ogah Buka Lagi Jalur Tambang Parung Panjang, Warga Jangan Jadi Korban Lagi

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Istimewa)

INFOLADISHA — Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan penutupan operasional jalur tambang di wilayah Cigudeg, Rumpin, dan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, tetap berlaku meski muncul desakan agar aktivitas tambang kembali dibuka.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan keputusan penghentian operasional tambang tidak bisa ditawar karena menyangkut keselamatan masyarakat yang setiap hari melintas di jalur tersebut.

“Yang harus dipikirkan bukan hanya pekerja di sektor tambang, melainkan masyarakat luas yang melewati jalur Parung Panjang. Kita harus melindungi warga agar saat menuju kantor, sekolah, rumah sakit, atau berdagang, mereka merasa nyaman dan aman,” ujar Dedi, Kamis 7 Mei 2026.

Menurut Dedi, jalur tambang di wilayah Bogor Barat selama ini telah memakan banyak korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas.

Kondisi itu menjadi alasan utama Pemprov Jawa Barat mengambil langkah penghentian operasional sementara.

Baca Juga: Usaha di Kawasan Puncak Bogor Berguguran, Hotel dan Rumah Makan Tak Kuat Hadapi Sepinya Pengunjung

Ia menyebut pemerintah provinsi juga telah menangani dampak sosial yang muncul akibat kecelakaan di jalur tambang tersebut, termasuk memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dan pengobatan bagi warga yang mengalami luka.

“Masalah ini sudah ditangani Pemprov. Korban meninggal kita santuni dan yang sakit kita obati. Jika operasional dibuka kembali, mereka mau lewat mana? Pasti lewat jalur Parung Panjang lagi. Begitu dibuka, masyarakat akan protes dan berdemo lagi,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *