INFOLADISHA – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Eksekutif Mahasiswa atau DEMA Institut Agama Islam IAI Sahid Bogor menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Bogor pada Rabu 1 Juli 2026.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan enam tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah terkait berbagai kebijakan yang dinilai perlu dievaluasi.
Aksi berlangsung dengan membawa spanduk dan menyampaikan orasi secara bergantian.
Mahasiswa menilai sejumlah kebijakan pemerintah saat ini belum sepenuhnya berpihak pada kepentingan masyarakat sehingga perlu mendapat perhatian.
Ketua DEMA IAI Sahid Bogor, Reza Rizki Hermawan, mengatakan demonstrasi itu menjadi bentuk penyampaian aspirasi mahasiswa terhadap berbagai persoalan nasional yang berkembang.
Baca Juga: Jembatan Paledang Pasir Jaya Mulai Dibangun, Jenal Mutaqin Minta Proyek Rp2,7 Miliar Tepat Waktu
“Mahasiswa akan terus berdiri di garis depan sebagai pengawas jalannya pemerintahan. Kami berharap setiap kebijakan yang diambil benar benar berpihak kepada rakyat,” ujar Reza.
Salah satu tuntutan utama yang disampaikan adalah evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis.
Mahasiswa meminta pemerintah memastikan pengelolaan anggaran program tersebut dilakukan secara transparan, efektif, dan tepat sasaran agar manfaatnya benar benar dirasakan masyarakat.





