INFOLADISHA — Kasus dugaan keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Ciherang 01, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, kini memasuki tahap penentuan.
Sampel makanan yang dikonsumsi para korban tengah diperiksa di laboratorium, dan hasilnya diperkirakan keluar dalam beberapa hari ke depan.
Pemerintah Kabupaten Bogor masih menunggu hasil pemeriksaan tersebut untuk memastikan apakah makanan MBG memang menjadi sumber gangguan kesehatan yang dialami puluhan orang pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Irman Gafur, mengatakan proses pemeriksaan laboratorium telah dilakukan sesuai instruksi Bupati Bogor Rudy Susmanto.
Hasil pengujian sampel makanan diperkirakan dapat diketahui dalam waktu 2-3 hari.
Baca Juga: HP Android Mendadak Lemot dan Boros Baterai? Kenali 7 Tanda yang Bisa Jadi Sinyal Malware
“Hasil lab baru akan keluar 2-3 hari,” kata Irman saat dikonfirmasi, Sabtu (8/8/2026).
Dengan demikian, hasil pemeriksaan diharapkan sudah bisa memberikan gambaran lebih jelas pada pekan ini mengenai penyebab kejadian yang membuat 25 orang harus mendapatkan penanganan medis.
Irman juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan.
Sebab, hingga hasil laboratorium keluar, keterkaitan antara makanan MBG dengan kasus tersebut masih sebatas dugaan.





