INFOLADISHA – Flu yang awalnya terasa biasa saja belum tentu berakhir tanpa masalah.
Salah satu kondisi yang perlu diperhatikan adalah ketika penderita sempat merasa lebih baik, tetapi beberapa waktu kemudian justru mengalami keluhan yang semakin berat.
Situasi tersebut patut diwaspadai karena influenza dapat berkembang menjadi komplikasi, termasuk pneumonia dan gangguan pernapasan berat.
Dalam kondisi tertentu, komplikasi yang berkaitan dengan influenza bahkan dapat berujung pada kematian.
Influenza bukan penyakit yang jarang ditemukan. Secara global, diperkirakan ada sekitar 1 miliar kasus influenza musiman setiap tahun.
Baca Juga: Sampah Jadi Saldo, Warga Bogor Kini Bisa Setor ke Waste Station di Balai Kota
Sekitar 3 juta hingga 5 juta di antaranya mengalami kondisi berat, sementara kematian akibat komplikasi pernapasan yang berkaitan dengan influenza diperkirakan mencapai 290 ribu hingga 650 ribu kasus per tahun.
Bukan Sekadar Soal Demam Tinggi
Salah satu hal yang membuat influenza sulit dikenali adalah gejalanya dapat menyerupai infeksi saluran pernapasan lainnya.
Influenza cenderung membuat tubuh terasa sakit secara menyeluruh. Demam dapat muncul tiba-tiba, disertai nyeri otot atau persendian, sakit kepala, kelelahan berat, batuk, serta rasa tidak nyaman di tenggorokan.
Suhu tubuh pada influenza juga dapat mencapai sekitar 38 hingga 40 derajat Celsius. Namun, angka tersebut tidak dapat digunakan sendirian untuk memastikan seseorang terinfeksi Influenza A.





