“Dugaan sementara, yang bersangkutan ini terjatuh ke aliran di bawah jembatan. Karena diperkuat temuan helm dan tas di muka air,” ujar Dimas.
Bayu diketahui biasa melintasi jembatan tersebut menggunakan sepeda motor. Namun, tidak ada saksi yang melihat langsung kejadian saat ia diduga terjatuh.
Kondisi itu membuat petugas belum dapat memastikan bagaimana Bayu sampai masuk ke sungai.
Penyebab Belum Diketahui
BPBD belum menyimpulkan apakah Bayu mengalami kecelakaan, kehilangan keseimbangan, atau ada faktor lain yang menyebabkan dirinya terjatuh.
Dimas mengatakan kondisi jembatan dan situasi di sekitar lokasi masih menjadi bagian yang diperhitungkan dalam proses penanganan.
“Kalau karena apanya kami belum tahu, tapi yang pasti motornya ada di atas jembatan posisinya,” katanya.
Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung bergerak melakukan pencarian. Operasi melibatkan BPBD Kota Bogor, tim SAR gabungan dan kepolisian.
Memasuki hari kedua pada Jumat pagi, pencarian dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Petugas menyusuri aliran Sungai Cisadane dengan mempertimbangkan kondisi arus dan medan di sepanjang lokasi pencarian.
Hingga Jumat, Bayu masih belum ditemukan. Tim gabungan pun terus melakukan penyisiran untuk mencari keberadaan ASN Pemkot Bogor tersebut.





