INFOLADISHA – Banyak orang menganggap menghabiskan waktu seharian dengan duduk sebagai bentuk istirahat. Padahal, tubuh tetap membutuhkan aktivitas fisik agar berbagai fungsi berjalan dengan baik.
Kurang bergerak bukan hanya berkaitan dengan kebugaran atau berat badan. Kebiasaan tersebut juga dapat memengaruhi otak, kemampuan berkonsentrasi, suasana hati hingga kesehatan mental.
Spesialis geriatri sekaligus Wakil Direktur Center for Memory Loss and Brain Health di Hackensack University Medical Center, Manisha Parulekar, MD, menjelaskan bahwa terlalu lama duduk dan minim aktivitas dapat memengaruhi sirkulasi darah ke otak.
Otak membutuhkan aliran darah yang cukup untuk memperoleh oksigen dan nutrisi.
Ketika tubuh jarang bergerak, sirkulasi tersebut tidak mendapatkan stimulasi optimal seperti saat seseorang aktif melakukan aktivitas fisik.
Baca Juga: ASN Pemkot Bogor Diduga Jatuh ke Sungai Cisadane, Motor Ditemukan Masih Menyala
Efeknya bahkan bisa dirasakan dalam waktu relatif singkat.
Seseorang yang seharian hampir tidak melakukan aktivitas fisik mungkin justru merasa lebih lemas, kurang bersemangat atau sulit berkonsentrasi.
Perubahan suasana hati seperti mudah tersinggung dan menurunnya motivasi juga dapat muncul.
Menurut Parulekar, aktivitas fisik turut berkaitan dengan pelepasan zat kimia di otak seperti dopamin dan endorfin yang berperan dalam rasa nyaman serta suasana hati.




