Proses tersebut umumnya terjadi seiring bertambahnya usia. Namun, uban juga dapat muncul lebih cepat karena faktor keturunan maupun sejumlah kebiasaan dan kondisi tertentu.
Baca Juga: Keluhan Bau Pesing di Alun-Alun Kota Bogor Ditindaklanjuti, Pemkot Siapkan CCTV
Beberapa faktor yang dapat memengaruhi munculnya uban antara lain:
– Faktor genetik atau keturunan
– Stres berkepanjangan
– Pola hidup yang kurang sehat
– Kekurangan nutrisi tertentu
– Kebiasaan merokok
Karena itu, munculnya uban tidak selalu identik dengan usia tua. Orang yang masih berusia muda pun dapat memiliki rambut putih, terutama jika faktor genetik berperan.
Apakah Uban yang Dicabut Bisa Tumbuh Kembali Hitam?
Mencabut uban juga tidak membuat rambut yang tumbuh kembali berubah menjadi hitam.
Jika folikel rambut masih menghasilkan rambut dengan kondisi produksi melanin yang menurun, rambut baru yang tumbuh kemungkinan besar tetap berwarna putih atau abu-abu.
Hal ini karena sumber perubahan warna berada pada folikel rambut, bukan batang rambut yang terlihat di permukaan kepala.
Jadi, mencabut uban tidak akan memulihkan pigmen alami yang sudah berkurang.
Terlalu Sering Mencabut Uban Justru Bisa Berisiko
Meski tidak menyebabkan uban bertambah banyak, kebiasaan mencabut rambut secara berulang tetap bukan pilihan terbaik.
Tarikan berulang pada rambut dapat memberikan tekanan pada folikel. Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi menyebabkan iritasi dan peradangan pada kulit kepala.






Respon (1)