“Karena sampah ini ujung-ujungnya selalu menjadi penyebab banjir. Saya ingin mendorong pesan kepada ICMI, perguruan tinggi, dan tokoh lintas agama untuk memulai gerakan ‘Bogor Bersih’, sehingga tidak boleh ada lagi masyarakat di Kota Bogor yang membuang sampah sembarangan, ke sungai, saluran air, dan sebagainya,” ujarnya.

Dengan kolaborasi semacam ini diharapkan bisa mendapatkan solusi yang komprehensif, seperti halnya penanganan stunting yang saat ini juga melibatkan tokoh lintas agama dan perguruan tinggi.
Ketua ICMI Orda Kota Bogor, Arief Badrudin, mengatakan Gema Stunting merupakan fasilitator untuk menjelaskan mengenai pencegahan dan penanganan stunting, selain itu juga akan memberikan pembekalan.
“Karena kita tahu pemerintah memiliki banyak program yang menyasar berbagai kalangan. Namun, lintas agama belum tersentuh, sehingga kita inisiasi kegiatan ini. Dengan berkoordinasi lintas agama, nantinya setiap tokoh agama akan menjadi fasilitator untuk menjelaskan mengenai pencegahan dan penanganan stunting. Kami juga akan memberikan pembekalan,” katanya.
Mengenai ajakan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, untuk mengatasi sampah, ICMI pun siap untuk berkolaborasi dan bersinergi.
Sebab saat ini ICMI Kota Bogor juga memiliki lima program unggulan, di antaranya membahas penanganan dan pengelolaan sampah.




