“Kami lagi evaluasi dulu semua koridor, mana koridor yang memang load factornya tinggi atau pendapatannya tinggi yang akan kita mandirikan,” ujarnya.
Dari enam koridor yang nantinya beroperasi, hanya dua yang direncanakan menggunakan skema mandiri. Empat koridor lainnya tetap mendapat subsidi.
Baca Juga: TPS3R Rancamaya Terhenti Imbas Proyek Sekolah Rakyat, Sampah Kini Meluber ke Jalan
Sejauh ini, K1 dan K2 menjadi dua koridor dengan tingkat keterisian penumpang yang relatif tinggi. Hingga Juni 2026, load factor di kedua koridor tersebut telah melampaui 50 persen.
Doddy sebelumnya menyebut koridor dengan tingkat keterisian di atas 70 persen secara perhitungan sudah memungkinkan untuk dialihkan ke skema mandiri.
“Secara hitungan kalau load factor sudah di atas 70 persen berarti sebetulnya kita bisa alihkan ke yang belum disubsidi, Koridor 1 dan 2 bisa dimandirikan,” pungkasnya.






Respon (1)