INFOLADISHA – Informasi bakal terjadinya Gempa Bumi berkekuatan magnitudo besar (Megatrust) yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) makin masif bersliweran di berbagai platform media sosial.
Situasi ini sontak mendorong Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin mengeluarkan surat edaran nomor : 128/PB.01.03/BPBD tentang Meningkatkan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Gempa Bumi Megathrust Selat Sunda pada 2 September lalu.
Merespon hal itu, BPBD Kota Bogor secara cepat menyambung informasi dengan melakukan sosialisasi, edukasi secara masif kepada masyarakat Kota Bogor melalui aparat wilayah dan stakeholder berupa surat edaran dan edukasi di sekolah sekolah.
“Ikhtiar kita adalah selamat dari bencana alam adalah satu pakem dalam keberhasilan penanggulangan bencana,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bogor, Hidayatulloh di Balaikota Bogor, Rabu (18/9/2024).
Hidayatulloh menjelaskan, upaya yang dilakukan meliputi tranformasi informasi pra bencana, tanggap darurat dan pasca bencana.
“Tentunya yang kita utamakan adalah mitigasi awal bagaimana warga siap siaga ketika terjadi bencana mengantisipasi timbulnya korban baik luka maupun jiwa,” jelasnya.
Dipaparkan lebih lanjut, upaya-upaya tersebut merupakan rutinitas yang dilakukan, namun seiring masifnya informasi Gempa Megathrust, upaya itupun kian masif pula dilakukan pihak BPBD.





