INFOLADISHA — Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bogor mengelola anggaran sebesar Rp531 miliar pada 2026.
Meski nilainya lebih kecil dibanding tahun sebelumnya, sejumlah proyek strategis daerah tetap menjadi prioritas pembangunan di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.
Anggaran tersebut digunakan untuk pembiayaan kesekretariatan, termasuk gaji pegawai, belanja 14 kegiatan, serta pembiayaan 73 proyek peningkatan dan pemeliharaan jalan, jembatan, infrastruktur sumber daya air, dan kegiatan penunjang lainnya.
Sekretaris Dinas PU Kabupaten Bogor, Gantara Lenggana, mengatakan pembangunan infrastruktur tetap berjalan meski ruang fiskal tahun ini tidak sebesar sebelumnya.
“Tahun ini, walaupun alokasi anggaran tidak terlalu besar, pembangunan proyek strategis daerah tetap kita lakukan mulai dari utara, barat, timur maupun wilayah lainnya,” ujar Gantara, Senin, 25 Mei 2026.
Baca Juga: Moratorium Belum Dicabut, Bogor Barat dan Bogor Timur Sudah Disiapkan Jadi DOB
Di wilayah utara, Dinas PU menyiapkan pembangunan Jembatan Situ Nanggerang di Desa Nanggerang, Kecamatan Tajurhalang, serta Jembatan Pasanggrahan di Desa Susukan, Kecamatan Bojonggede.
Menurut Gantara, proses lelang kedua proyek tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dekat sehingga pekerjaan fisik dapat dimulai pada Juni 2026.
Total anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan dua jembatan itu mencapai Rp73 miliar.





