Program tersebut mencakup sejumlah inisiatif konservasi, pengelolaan limbah, hingga 1 Ticket 1 Tree.
Bagi pengelola, keberlanjutan tidak hanya dimaknai sebagai upaya mengurangi dampak buruk, tetapi juga menciptakan dampak positif yang dapat terus berkembang bagi lingkungan dan masyarakat.
Ada Suspension Bridge hingga Forest Camp
Dari sisi pengalaman, EIGER Nature menyiapkan berbagai aktivitas berbasis alam dan petualangan.
Pengunjung nantinya dapat menikmati sejumlah atraksi seperti Suspension Bridge, Tree House & Net Adventure, Cultural Walk, Playscape, Nature Walk, hingga Forest Adventure.
Bagi yang ingin menghabiskan waktu lebih lama di kawasan tersebut, tersedia pula Forest Camp dengan pilihan Camping Ground, Glamping, dan Cabin.
Pengalaman pengunjung juga akan didukung pemanfaatan teknologi.
EIGER Nature menerapkan konsep paperless dan integrated experience melalui integrasi aplikasi, wristband, sistem akses, informasi, serta transaksi digital menggunakan EIGER Coins.
Meski demikian, teknologi tidak ditempatkan sebagai pusat pengalaman.
Perannya lebih sebagai pendukung agar pengunjung dapat menikmati kawasan dengan lebih praktis tanpa menghilangkan kedekatan dengan alam.
“Pada akhirnya, kami ingin orang tidak hanya datang untuk menikmati alam, tetapi juga pulang membawa pengalaman, pemahaman, dan makna yang baru. Itulah perjalanan yang ingin kami bangun bersama EIGER Nature,” ujar Imanuel.





