Pemerintah daerah dapat menyiapkan sejumlah kebutuhan pendukung, termasuk lahan parkir dan fasilitas pengisian daya. Sementara kebutuhan lain akan dikolaborasikan dengan mitra swasta.
“Kami bisa menyiapkan lahan parkir dan fasilitas charger. Untuk kebutuhan sumber daya manusia juga akan dikolaborasikan dengan SDM yang tersedia di Kabupaten Bogor. Dengan pola tersebut, kami berharap penggunaan APBD bisa ditekan,” tutur Rudy.
Saat ini, Pemkab Bogor masih melakukan evaluasi terhadap uji coba bus listrik di rute Bojonggede-Sentul.
Evaluasi tersebut akan digunakan untuk menentukan pola operasional layanan secara permanen sekaligus menjadi bahan pengembangan koridor ke wilayah lain.
Apabila rencana perluasan jaringan berjalan, bus listrik diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarkawasan sekaligus menghadirkan pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan bagi masyarakat dan wisatawan di Bogor, Depok, hingga Puncak.





Respon (1)