INFOLADISHA – Membedakan foto asli dan gambar buatan AI kini makin sulit. Begitu juga dengan video dan rekaman suara yang sekilas terlihat atau terdengar meyakinkan.
Untuk membantu pengguna mengenali asal-usul konten seperti ini, Google kini membuka akses SynthID Detector untuk masyarakat umum.
Sebelumnya, alat tersebut hanya tersedia dalam versi awal bagi kalangan profesional media.
Kini, siapa pun bisa menggunakannya untuk memeriksa gambar, video, maupun audio yang dicurigai dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).
Caranya dengan mengunggah konten yang ingin diperiksa.
Baca Juga: Kuota Internet Android Boros? Ini 7 Pengaturan yang Bisa Bikin Data Lebih Hemat
SynthID Detector kemudian membantu menelusuri apakah media tersebut memiliki watermark digital dari teknologi SynthID.
Watermark ini berbeda dari logo atau tulisan yang biasa ditempelkan pada gambar.
Penandanya disisipkan langsung ke dalam media dan tidak terlihat oleh mata, sehingga dapat menjadi petunjuk untuk mengenali konten yang dibuat menggunakan teknologi AI.
Menurut penjelasan Google di blog resminya, layanan ini tersedia secara global dalam bahasa Inggris.
Dukungan pemeriksaannya mencakup konten yang dibuat dengan teknologi AI Google dan sejumlah mitranya, termasuk OpenAI, NVIDIA, dan Kakao.
Baca Juga: Bolehkah Mandi Saat Flu? Ini yang Perlu Diperhatikan agar Tubuh Tetap Nyaman






Respon (1)