Menurut Jenal, perlombaan tersebut bukan hanya menjadi hiburan bagi warga, tetapi juga menggambarkan perjuangan untuk mencapai kemenangan.
Baca Juga: 7 Motor Irit BBM untuk Harian, Cocok Buat yang Ogah Sering ke SPBU
“Untuk mendapat kemenangan tentu banyak perjuangannya, basah, lari, atur napas, semua kita harus berkorban. Tapi itu konsekuensi kita sebagai pemimpin, harus ikut cair dengan masyarakat,” ujarnya.
Jenal juga mengapresiasi kreativitas dan kebersamaan warga yang bergotong royong menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan serupa dapat menjadi contoh bagi wilayah lain karena mampu mempertemukan warga dari berbagai kalangan.
“Dengan silaturahmi tentu menunjukkan rasa kesatuan dan persatuan yang lebih kental lagi ke depannya,” ucapnya.
Warga Gotong Royong Bangun Arena
Tokoh masyarakat setempat, Budi, mengatakan lomba Ninja Warrior menjadi salah satu perlombaan yang cukup unik dalam perayaan kemerdekaan tahun ini.
Peserta datang dari tiga RW dengan melibatkan anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.
“Anak-anak, remaja, bapak-bapak, dan ibu-ibu sangat antusias mengikuti lomba ini. Yang daftar banyak. Warga juga gotong royong membangun arenanya ini,” ungkapnya.
Kehadiran Jenal dengan kostum Batman menjadi kejutan tersendiri dalam kemeriahan perlombaan. Tak hanya menghibur anak-anak, aksi tersebut juga menambah keseruan perayaan HUT ke-81 RI di Kampung Warban.




