INFOLADISHA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, memicu pergerakan tanah di Kampung Ciapus, Desa Sukamakmur.
Akibatnya, bagian dapur dan kamar mandi sebuah rumah amblas hingga 50 sentimeter.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, mengatakan pergerakan tanah terjadi setelah hujan turun cukup lama.
Kondisi tersebut membuat tanah di sekitar rumah jenuh air dan menjadi lebih rentan bergerak.
Selain faktor cuaca, posisi bangunan di area dengan kemiringan hingga 90 derajat turut memengaruhi kejadian tersebut.
Baca Juga: Liput Demo di Tugu Kujang Bogor, Jurnalis Metropolitan Mengaku Dipiting hingga Diminta Hapus Video
“Rumah mengalami kerusakan di bagian dapur dan kamar mandi amblas dengan kedalaman 50 sentimeter dan tiang dinding dapur patah,” ujar Adam, Rabu (28/10/2026).
Pergerakan tanah tersebut berdampak pada satu kepala keluarga (KK) yang terdiri dari satu orang. BPBD Kabupaten Bogor memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Meski begitu, kerusakan rumah masih belum diperbaiki oleh pemiliknya. Hingga saat ini, bagian bangunan yang terdampak masih dalam kondisi rusak.
Adam mengingatkan warga agar lebih waspada saat hujan deras turun dalam waktu lama, terutama mereka yang tinggal di wilayah dengan kontur tanah curam.







Respon (1)