INFOLADISHA — Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dramaga 4, Kabupaten Bogor, setelah 489 siswa SMP Negeri 1 Dramaga dan SMP Negeri 2 Dramaga diduga mengalami keracunan makanan bergizi gratis (MBG), Selasa (27/10/2026).
Penghentian operasional dilakukan setelah muncul dugaan penggunaan bumbu kacang yang diolah oleh pihak ketiga sebelum digunakan dalam penyediaan makanan.
Praktik tersebut dinilai tidak sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor, Haidir, mengatakan penghentian operasional berlaku mulai Rabu (28/10/2026) hingga waktu yang belum ditentukan.
Langkah ini diambil sembari menunggu hasil investigasi untuk memastikan penyebab kejadian.
Baca Juga: Diguyur Hujan, Mahasiswa Gelar Aksi Kritik Sosial dan Bagi Pakaian di Tugu Kujang Bogor
“Berdasarkan investigasi awal, dugaan sementara mengarah pada penggunaan bumbu kacang yang telah diolah oleh pihak ketiga sebelum digunakan oleh SPPG Bogor Dramaga 4. Praktik tersebut tidak sesuai dengan prosedur yang seharusnya dijalankan,” kata Haidir dalam keterangan resmi, Rabu (28/10/2026).
BGN juga menyatakan akan memberikan sanksi tegas kepada SPPG yang terbukti menjalankan operasional tidak sesuai ketentuan.
Puluhan Siswa Masih Menjalani Penanganan Medis







Respon (1)