Jika sumbernya sudah diketahui, pengguna bisa mematikan pemberitahuan dari aplikasi tersebut tanpa mengganggu notifikasi aplikasi lain yang masih dibutuhkan.
Cara ini juga membantu menghindari kesalahan saat mengubah pengaturan.
Pengguna tidak perlu mematikan seluruh notifikasi di ponsel hanya karena beberapa aplikasi terlalu sering mengirim promosi.
Jika iklan berasal dari situs web, periksa browser
Salah satu sumber iklan yang kerap terlewat adalah izin pemberitahuan situs web.
Ketika mengunjungi sebuah situs, pengguna mungkin pernah menyetujui permintaan untuk menerima notifikasi.
Setelah izin diberikan, situs tersebut dapat mengirim pemberitahuan meskipun halamannya tidak sedang dibuka.
Pada Google Chrome, pengaturan ini dapat diperiksa melalui menu berikut:
1. Buka Google Chrome, lalu ketuk ikon tiga titik.
2. Masuk ke menu Setelan.
3. Pilih Setelan situs, kemudian Notifikasi.
4. Periksa situs yang diizinkan mengirim pemberitahuan.
5. Blokir situs yang tidak dikenal atau cabut izin dari situs yang tidak lagi diperlukan.
Pengguna browser lain juga perlu memeriksa pengaturan serupa. Nama menu dan letaknya bisa berbeda sesuai browser yang digunakan.
Pop-up muncul saat membuka aplikasi? Telusuri aplikasi yang terpasang
Berbeda dari notifikasi biasa, iklan pop-up dapat muncul langsung di atas tampilan aplikasi lain.






Respon (1)