Strategi ini memberi Instagram cara untuk menghubungkan video pendek dengan tayangan berdurasi panjang.
Pengguna yang menemukan potongan podcast atau komedi di Reels, misalnya, bisa melanjutkan menonton versi lengkapnya melalui televisi.
Tantangan Instagram Bukan Sekadar Video Panjang
Mendorong pengguna menonton video panjang bukan perkara mudah bagi Instagram.
Selama ini, platform tersebut lebih dikenal sebagai tempat untuk menikmati konten singkat yang bisa ditonton secara berurutan.
Kepala Instagram Adam Mosseri mengakui bahwa salah satu tantangan pengembangan fitur ini adalah menjaga agar video panjang tidak mengurangi interaksi pengguna dengan konten pendek.
Meta berharap kedua format tersebut bisa berjalan berdampingan. Reels tetap menjadi sarana untuk menemukan konten baru, sementara video panjang memberi ruang bagi pengguna yang ingin menonton lebih lama.
Di sisi lain, strategi ini membuka peluang bisnis baru bagi Meta. Video panjang dapat menarik pengiklan yang ingin menjangkau penonton melalui konten seperti podcast dan serial video.
Meta juga berencana membantu kreator menemukan mitra merek jika mereka belum memiliki hubungan dengan pengiklan. Dukungan tersebut diharapkan bisa mendorong lebih banyak kreator memproduksi konten untuk Instagram.
Pernah Gagal Lewat IGTV
Ini bukan pertama kalinya Instagram mencoba masuk ke pasar video panjang. Pada 2018, Meta meluncurkan IGTV, layanan khusus untuk video berdurasi panjang.






