Namun, layanan tersebut akhirnya ditutup pada 2022 karena tidak berhasil menarik minat pengguna seperti yang diharapkan.
Pengalaman IGTV menunjukkan bahwa durasi video yang lebih panjang saja tidak cukup untuk membuat sebuah layanan berhasil.
Instagram juga harus memastikan pengguna punya alasan untuk memilih platform tersebut dibandingkan layanan video yang sudah lebih dulu mereka gunakan.
Mosseri mengakui bahwa strategi baru ini membutuhkan waktu untuk menemukan pendekatan yang tepat.
Meta pun menyatakan akan terus mengembangkan video panjang dalam jangka panjang.
Bagi Instagram, pekerjaan rumahnya kini bukan hanya menyediakan tempat untuk menonton video hingga 90 menit, tetapi juga membuat pengguna benar-benar ingin menontonnya.






