INFOLADISHA – Perjalanan warga Pasirjaya menuju kawasan Paledang kini memiliki jalur alternatif yang lebih dekat.
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Pasirjaya–Paledang resmi dibuka pada Jumat (23/10/2026), setelah proses pembangunannya diperjuangkan selama beberapa tahun.
Jembatan yang menghubungkan Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat, dengan Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, ini diharapkan mempermudah aktivitas warga, terutama pelajar yang bersekolah di SMP Negeri 7 Bogor dan sejumlah sekolah di Jalan Paledang.
Bagi warga, akses tersebut bukan sekadar jalan pintas. Jembatan ini juga diharapkan memudahkan perjalanan menuju fasilitas umum, termasuk layanan kesehatan yang sebelumnya sulit dijangkau karena jarak dan kondisi jalan.
Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan. Meski sudah diresmikan, jembatan tersebut untuk sementara belum bisa dilalui sepeda motor.
Baca Juga: Kasus Dugaan Tipu Gelap Lahan Rp3,5 Miliar, Kejari Kabupaten Bogor Belum Terima Berkas Kades Nagrak
Akses lebih dekat, tetapi motor belum boleh melintas
Lurah Pasirjaya Rizki Dwi Nugraha menjelaskan, JPO tersebut saat ini masih difungsikan sesuai peruntukan awalnya, yakni sebagai jalur penyeberangan pejalan kaki.
Penggunaan sepeda motor belum diizinkan karena masih ada persoalan nonteknis yang perlu diselesaikan. Salah satunya berkaitan dengan keberatan dari sebagian warga.







Respon (1)