Desain jembatan juga dibuat lebih panjang dibandingkan JPO pada umumnya. Hal itu dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan aksesibilitas seluruh pengguna.
Meski sudah dilakukan soft opening, Rudy menyebut pembangunan skybridge belum sepenuhnya rampung.
Pemerintah daerah masih akan melakukan pengecekan ulang terhadap struktur bangunan sebelum digunakan secara maksimal oleh masyarakat.
“Kami ingin diuji kembali secara benar agar aman digunakan seluruh masyarakat,” katanya.
Ke depan, Pemkab Bogor berencana melengkapi skybridge dengan sejumlah fasilitas tambahan seperti pemasangan atap, ornamen kawasan, hingga penerangan jalan umum untuk meningkatkan kenyamanan warga terutama pada malam hari.
Hadirnya Ka Bogor Fest dan Skybridge dalam rangkaian HJB ke 544 menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadirkan pembangunan yang lebih inklusif serta berdampak langsung bagi warga Kabupaten Bogor.





