Sebaliknya, jika motor cukup rutin melewati jalan kerikil, tanah, perkebunan, atau medan ringan, pola tapak yang lebih agresif dapat memberi keuntungan dari sisi traksi.
Satu hal yang juga kerap dilakukan demi mengejar tampilan adalah memperbesar ukuran ban.
Padahal, perubahan ukuran yang terlalu jauh dari spesifikasi standar dapat memengaruhi sejumlah karakter motor, mulai dari bobot kemudi, akselerasi, konsumsi bahan bakar, hingga kerja suspensi.
Jadi, sebelum tergoda tampilan motor yang langsung terlihat seperti siap bertualang, ada baiknya melihat kembali kebutuhan sebenarnya.
Sebab, ban dual purpose memang menawarkan fleksibilitas dan penampilan yang menarik.
Tetapi untuk motor harian yang hampir sepanjang waktu hidup di atas aspal, pilihan tapak yang terlalu agresif bisa berarti ada kenyamanan tertentu yang harus dikompromikan.






Respon (1)