Namun, jangan terburu-buru menyimpulkan bahwa aki harus langsung diganti. Perhatikan pula kondisi lampu dan panel instrumen.
Jika terdapat gejala kelistrikan yang tidak normal, sistem pengisian dan komponen lain juga perlu diperiksa. Pasalnya, sumber masalah bisa berasal dari bagian kelistrikan lain.
5. Ada kemungkinan gangguan pada kabel atau sistem pengapian
Motor yang tiba-tiba mati lalu kembali normal setelah beberapa saat juga bisa mengarah pada persoalan kelistrikan.
Kabel, sekring, konektor, sakelar, hingga sistem pengapian dapat mengalami gangguan dan menyebabkan aliran listrik ke komponen tertentu terputus.
Masalah seperti ini terkadang tidak mudah ditemukan hanya dengan pemeriksaan kasatmata. Jika kejadian berulang, pemeriksaan oleh mekanik dapat membantu menemukan bagian yang bermasalah.
6. Waspadai mesin terlalu panas
Suhu mesin yang terlalu tinggi juga dapat membuat performa motor menurun. Dalam kondisi tertentu, mesin bahkan bisa mati.
Karena itu, perhatikan kondisi motor sebelum kejadian. Misalnya, apakah suhu terasa meningkat, indikator temperatur menyala pada model yang memilikinya, atau terdapat gejala tidak biasa lainnya.
Jika motor dicurigai mengalami overheat, jangan langsung memaksanya kembali berjalan. Biarkan mesin mendingin terlebih dahulu sebelum dilakukan pemeriksaan.





